GERAGAI, Brantasnew.com- 09 April 2026 – Sejumlah warga SK 2 Kiri, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, menyampaikan keluhan keras terkait kondisi jalan yang membahayakan setelah dilakukan penimbunan tanah oleh pihak pelaksana.
Penimbunan yang diduga hanya menggunakan tanah murni tanpa campuran batu ini menyebabkan kondisi jalan menjadi sangat licin, terutama saat cuaca lembap atau hujan.
Hingga Kamis (09/04/2026) sore, dilaporkan sedikitnya tujuh pengendara sepeda motor telah menjadi korban terjatuh akibat tergelincir di lokasi tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan adanya korban yang lebih serius jika tidak segera ditangani.
Perwakilan warga setempat menyatakan kekecewaannya terhadap pihak pelaksana yang dinilai mengabaikan faktor keselamatan publik dalam pengerjaan proyek tersebut.

“Kami meminta pihak pelaksana bertanggung jawab. Jangan asal menimbun tanpa memikirkan keselamatan kami. Jalan ini akses utama, kalau hanya tanah tanpa batu seperti ini, jalannya jadi jebakan buat pengendara,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Warga mendesak pihak pelaksana untuk segera melakukan tindakan darurat, seperti:
Memberikan lapisan batu/split pada area timbunan agar jalan tidak licin.
Membersihkan sisa tanah yang meluber ke badan jalan utama.
Menyiapkan tanda peringatan bagi pengguna jalan selama proses pengerjaan berlangsung.
Warga berharap kepada pemerintah daerah, Bupati Tanjung Jabung Timur, DPRD tanjung Jabung Timur, segera memanggil pihak pelaksana.

















